Friday, February 15, 2008

SHOLAT BERJAMA'AH



Standar Kompetensi

(Fiqih)

:

7. Memahami Tatacara Shalat Jama’ah dan Munfarid (Sendiri).

Kompetensi Dasar

:

7.1 Menjelaskan pengertian shalat jama’ah dan munfarid (sendiri).

7.2 Mempraktikkan shalat jama’ah dan shalat munfarid (sendiri).

Indikator

:

7.1.1 Menjelaskan pengertian shalat berjamaah dan dasar hukumnya.

7.1.2 Menjelaskan pengertian shalat munfarid.

7.1.3 Menjelaskan keutamaan shalat berjama’ah atas shalat munfarid.

7.1.4 Menjelaskan syarat-syarat mendirikan shalat berjama’ah.

7.1.5 Menjelaskan halangan-halangan shalat berjama’ah.

7.2.1 Menjelaskan tatacara shalat berjama’ah.

7.2.2 Menjelaskan tatacara shalat munfarid.

7.2.3 Mempraktikkan shalat berjama’ah di sekolah.

7.2.4 Mempraktikkan shalat munfarid di sekolah.

Materi Ajar:

Shalat Berjama’ah

1. Pengertian shalat berjamaah dan dasar hukumnya

Shalat berjama’ah adalah shalat yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama, seorang menjadi imam dan yang lainnya menjadi makmum dengan syarat-syarat yang ditentukan. Hukum shalat berjama’ah adalah sunnah muakkad artinya dikuatkan atau sangat dianjurkan. Sedangkan orang yang melaksanakan shalat sendirian disebut munfarid.

2. Keutamaan shalat berjama’ah atas shalat munfarid

... صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً

Hadis riwayat Ibnu Umar radhiyAllahu 'anhu: ia berkata: Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Salat berjamaah lebih utama dua puluh tujuh derajat dari salat sendiri.” (HR. Imam Muslim).

3. Kaifiyyat/tatacara shalat berjama’ah

· Imam memperhatikan dan membimbing kerapihan dan lurus-rapatnya saf/barisan makmum sebelum shalat dimulai. Pengaturan saf/barisan makmum ketika shalat berjama’ah hendaknya lurus dan rapat. Dengan urutan saf sbb: Saf bapak-bapak pria dewasa berada di baris paling depan; Saf anak-anak laki-laki pada saf berikutnya; Kemudian Saf anak-anak perempuan; dan saf terakhir adalah saf/barisan ibu-ibu/wanita dewasa.

· Sesudah saf teratur dan rapi, imam memulai shalat dengan niat dan bertakbiratul ihram

· Makmum mengikuti segala gerakan shalat imam, tanpa mendahului segala gerakan dan bacaan imam.

· Pada shalat yang dijaharkan (dikeraskan) makmum mendengarkan bacaan surat Al-Fatihah dan surat-surat lain yang dibaca oleh imam.

· Makmum mengucapkan semua bacaan shalat dengan pelan, kecuali bacaan “amiin” setelah imam selesai membaca surat Al-Fatihah.

· Bagi makmum masbuq (yang terlambat), hendaklah mengikuti imam menurut yang dilakukan imam hingga shalat ditutup salam. Sesudah imam mengucapkan salam, makmum masbuq berdiri lagi untuk menyempurnakan shalatnya.



Selanjutnya, agar lebih jelas lagi mari kita saksikan film Sifat Sholat Nabi mengenai Sholat Berjama'ah berikut ini:







No comments: