Friday, February 15, 2008

SHOLAT JUM'AT


Standar Kompetensi

(Fiqih)

:

12. Memahami Tatacara Shalat Jum’at

Kompetensi Dasar

:

12.1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan shalat Jum’at

12.2 Mempraktikkan shalat Jum’at

Indikator

:

12.1.1 Menjelaskan pengertian shalat Jum’at dan dasar hukumnya

12.1.2 Menjelaskan syarat mendirikan shalat Jum’at

12.1.3 Menjelaskan perbuatan sunnah yang terkait dengan shalat Jum’at

12.1.4 Menyebutkan beberapa halangan melaksanakan shalat Jum’at

12.2.1 Menyebutkan beberapa persiapan untuk melaksanakan shalat Jum’at

12.2.2 Menjelaskan tatacara shalat Jum’at

12.2.3 Mempraktikkan shalat Jum’at di sekolah dan di masjid

Materi Ajar:

Shalat Jum’at

1. Pengertian dan Dasar Hukumnya

Shalat Jum’at adalah shalat dua raka’at setelah khutbah pada waktu shalat Zuhur pada hari Jum’at. Hukum melaksanakan shalat Jum’at adalah fardhu ‘ain, artinya wajib bagi setiap muslim laki-laki yang baligh, merdeka, dan bermukim pada tempat tertentu. Shalat Jum’at tidak wajib atas wanita, anak-anak, budak, dan musafir. Bagi wanita melakukan shalat Jum’at hukumnya sunnah. Wanita yang melaksanakan shalat Jum’at tidak perlu melakukan shalat Zuhur.

Kewajiban shalat Jum’at ini berdasarkan atas firman Allah SWT, yaitu:

9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[1475]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al-Jumu’ah: 9).

2. Kaifiyyat/Tata cara Shalat Jum’at:

  • Sebelum shalat Jum’at dilaksanakan, terlebih dahulu harus dipenuhi ketentuan-ketentuan shalat Jum’at, antara lain: syarat sah dan wajibnya.
  • Setelah waktu shalat Jum’at tiba, muadzin mengumandangkan adzan.
  • Khotib membacakan khutbah. Ketika khotib sedang menyampaikan khutbah, para jama’ah hendaklah bersikap sbb: duduk dengan tenang, mendengarkan dengan khidmah isi khutbah Jum’at, serta tidak berbicara/bersenda gurau.
  • Setelah khutbah pertama selesai, maka khotib duduk di antara dua khutbah.
  • Kemudian khotib berdiri lagi untuk membacakan khutbah kedua.
  • Setelah khutbah kedua selesai, iqomah, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat jum’at sebanyak dua raka’at.
  • Selesai shalat Jum’at, hendaknya berdzikir, berdo’a, dan melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Jum’at dua raka’at.










2 comments:

faisol said...

terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang tidur ketika khutbah Jum'at...
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/hidup-ini-memang-penuh-kelucuan.html

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

faisol said...

terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang "Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/